Oleh-oleh dari Naraya

Bangkok, 30 Juli 2016

Sekitar pukul 08.30 saya sampai di Bandara Suvarnabhumi. Bersama dengan dua teman dari Rusia, saya diantar gratis naik mobil bapaknya Isara, pemilik villa Makmai. Harusnya, saya menuju ke bandara Don Mueang karena pesawat yang akan saya naiki berangkat dari sana. Akan tetapi, karena Bapaknya Isara akan menghadiri meeting segera di pusat kota Bangkok, saya sepakat untuk diantar sampai Suvarnabhumi saja.

Dari Suvarnabhumi ke Don Mueang, ada fasilitias Shuttle bus antar bandara gratis. Setelah saya berpamitan dan mengucapkan terima kasih kepada bapaknya Isara atas fasilitas yang disediakan selama Summer School, saya pun segera menuju ke halte shuttle bus. Setelah sekitar 10 menit menunggu, bus yang ditunggu datang, dan saya naik bus tersebut menuju bandara Don Mueang.

Suasana kota Bangkok tidak jauh berbeda dengan kota Jakarta. Jalanan yang ramai, gedung-gedung dan perumahan yang padat juga serupa dengan kondisi di Jakarta. Perbedaan yang paling mencolok adalah tulisan-tulisan di ruang publik yang menggunakan aksara yang tidak bisa saya baca.

Sekitar pukul 09.30 saya sampai di bandara Don Mueang. Sesaimpainya di sana, saya teringat pesan istri sehari sebelumnya supaya saya tidak lupa membeli oleh-oleh untuk ibu saya. Saran istri, saya bisa mencari tas atau dompet untuk ibu. Istri menyarankan untuk membeli di toko Naraya (hasil googlingan dia). Katanya toko tersebut ada di bandara Don Mueang, di sana ada berbagai macam buah tangan dengan harga yang murah katanya.

Pada waktu itu, saya berpikir saya harus cepat mendapatkan oleh-oleh karena pesawat akan berangkat sekitar 1 jam lagi. Saya hanya berkeliling beberapa saat di bandara, tetapi tidak menemukan toko yang dimaksud. Saya pun ke bagian informasi, tetapi bukan menanyakan di mana letak tokonya, melainkan menanyakan lokasi check in untuk penerbangan ke Jakarta. Akhirnya saya pun menuju ke tempat check in. Melihat antrian yang sangat panjang, saya pun menyerah untuk mencari oleh-oleh. Tidak akan cukup waktu, pikir saya waktu itu. Saya khawatir terlambat mengejar pesawat. Sambil berdiri menunggu di antrian check-in, saya mengirim pesan ke istri bahwa sepertinya saya batal membeli oleh-oleh untuk ibu. “yasudah, gpp” jawab istri waktu itu.

Jam menunjukkan pukul 10.00. Setengah jam lagi pesawat berangkat, saya harus bergegas, pikir saya waktu itu. Saya pun telah selesai check-in dan setengah berlari ke bagian imigrasi bandara. Selesai urusan dari bagian imigrasi, saya harus berjalan naik melalui eskalator untuk menuju gate keberangkatan.

Betapa terkejutnya saya ketika laju eskalator hampir sampai di lantai atas bandara, saya menjumpai Toko Naraya yang dimaksud istri tepat di hadapan saya. Ternyata berbagai macam toko oleh-oleh di bandara Don Mueang memang diletakkan setelah bagian check-in. Berbeda dengan berbagai macam toko yang bisa kita jumpai di bandara Soekarno-Hatta sebelum proses check-in.

Saya pun dilemma waktu itu, mau beli oleh-oleh terlebih dahulu, atau langsung ke gate. Khawatir jarak tempuh ke gate cukup jauh seperti sebelumnya di bandara Kuala Lumpur. Saya pun berdiri beberapa saat di depan toko persis, lalu melihat lagi kertas bukti check-in tadi. Setelah dilihat lebih teliti, masya Allah, ternyata jam keberangkatan pesawat adalah pukul 11.25, bukan 10.30 seperti yang dari tadi bersemayam dalam pikiran saya. Alhasil, bergegaslah saya masuk ke toko Naraya dan dengan gembira menghabiskan sisa-sisa Baht untuk beberapa oleh-oleh seperti tas dan dompet untuk ibu saya dan istri, dan tentu saja boneka lucu untuk Ihfa.

Alhamdulillah, rejeki anak sholehah”, kata ibunya Ihfa 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: